Kredit Foto: Indriyani

 

Judul: “Senjata dan Teknik Bertempur SAMURAI 1200 – 1877”
Penulis: Thomas D. Conlan
Penerbit: PT. Elex Media Komputindo
Tahun Terbit: 2014
Tebal: 216 hal
ISBN: 978-602-02-3847-0
Peresensi: Indriyani

Mendengar kata SAMURAI identik dengan ahli pedang yang sangat terlatih dan memiliki prinsip yang kuat. Jenis bela diri ini berasal dari Negara Jepang. Jika kita menonton film action Jepang, pada umumnya adalah film yang membawakan seni bela diri samurai dengan berbagai jenis jurus dan strategi bertempurnya. Ditambah lagi karakter dari pemainnya yang tidak mudah putus asa dan tidak takut akan terbunuh oleh lawannya. Tidak ada kata menyerah dalam kamus bela diri samurai. Mereka memiliki pendirian lebih baik mati dalam pertempuran daripada harus menyerah atau tunduk pada musuh. Saya pribadi sangat menyukainya, apalagi mempelajari ilmu pedang Sunnah hukumnya. Hemmm, jadi teringat Khalid bin Whalid…😍

Dalam buku ini diceritakan bahwa samurai bukan hanya bersenjata pedang tapi ada samurai yang bersenjata busur dan panah, samurai dengan bersenjata tombak, dan samurai bersenjata Meriam dan senapan yang revolusioner. Serta sejarah yang diceritakan dalam buku ini, dilengkapi dengan ikustrasi dan foto-foto yang secara visual menunjukkan bermacam-macam senjata, perlengkapan, teknik dan taktik para samurai, serta jenis-jenis prajurit samurai.

Pada zaman dahulu kata samurai berarti seorang yang melayani dan tunduk pada penguasa. Tetapi lambat laun berubah menjadi seorang pendekar yang berkorban nyawa untuk mempertahankan wilayahnya. “Jalan Seorang Samurai ditemui dalam kematian” Yamato Tsunetomo (1717).

Secara garis besar buku ini bermanfaat untuk mengetahui lebih jauh tentang samurai, akan tetapi dalam buku ini ada beberapa cerita yang terputus dan gambar-gambarnya ada beberapa yang kurang sesuai dengan narasinya. Semoga kedepannya penulis dan editor bisa lebih teliti. Maaf.

 

0 Shares
Tweet
Share
Pin
Share
+1